Bincang Audit Teknologi Satu Data Indonesia dengan topik Data Bansos Covid 19

Bincang Audit Teknologi Satu Data Indonesia dengan topik Data Bansos Covid 19
9 September 2020 - Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos), Said Mirza Pahlevi  menjadi narasumber pada kegiatan webinar Bincang Audit Teknologi Satu Data Indonesia dengan topik Menyoal Data Penerima Bansos Covid 19 yang diadakan oleh Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI) bersama dengan beberapa narasumber lainnya. 

Teknologi informasi dan komunikasi sangat berperan dalam sistem informasi penerima bansos, peran tersebut diantaranya apakah itu sudah terwujud dengan transparansi dan akuntabiltas yang tinggi, menyuguhkan data penerima yang akurat karena penerima bansos  harus melalui proses verifikasi dan koordinasi agar tepat sasaran serta agar kita memiliki bukti bahwa bansos ini sudah diterima dengan tepat.

Pada webinar ini Kepala Pusdatin Kesos menjelaskan terkait dengan DTKS (bagaimana pemutakhirannya,  pengelolaannya dan bagaimana mendesiminasikan data tersebut), koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam update data, peraturan Walidata Kemensos, dan ketetapan SK DTKS yang akan terbit setahun dua kali berdasarkan surat keputusan bersama oleh tiga kementerian.

Terkait data bansos, dijelaskan DTKS sebagai komplemantaritas bantuan sosial. Komplementaritas ini memberikan gambaran terkait penggunaan DTKS untuk program bantuan dan pemberdayaan sosial. Adapun pengelolaan data penerima bansos covid-19 dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST), data bersumber dari DTKS dilura penerima bansos Sembako dan PKH serta non-DTKS yang diusulkan oleh Pemda. Usulan tersebut dikirim Pemda melalui SIKS-NG modul BST dengan melampirkan surat pengesahan dari Kepala Daerah setempat. 

Pengelolaan DTKS ini sudah berbasis teknologi informasi melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next-Generation (SIKS-NG) yang sudah mendapatkan sertifikat ISO 27001:2013 untuk kategori manajemen keamanan informasi. Dalam hal transparansi data bansos, Kementerian Sosial telah menyiapkan website dan aplikasi agar masyarakat dapat mengecek daftar penerima bansos termasuk bansos saat masa pandemi covid-19 melalui cekbansos.siks.kemsos.go.id dan aplikasi SIKS-Dataku.

Webinar yang dihadari kurang lebih 450 peserta melalui media video conferene Zoom tersebut berlangsung kondusif dengan adanya sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber.


Penulis :
Admin

Bagikan :